Kadis Perindag ESDM Sumut Buka FTA Clinic 2025: Dorong Pelaku Usaha Tingkatkan Pemanfaatan Peluang Ekspor

Medan, 20 November 2025 — Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Perindag ESDM) Provinsi Sumatera Utara, Fitra Kurnia, S.E., M.Si, didampingi Kabid PPLN Azrai Ridho Hanafiah, S.E, M.Si secara resmi membuka kegiatan FTA Clinic Ekspor bagi Pelaku Usaha Ekspor Sumatera Utara Tahun 2025 yang diselenggarakan di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan. Kegiatan ini merupakan kerja sama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dengan Kementerian Perdagangan RI melalui Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional.

Dalam sambutannya, Kadis Perindag ESDM menyampaikan bahwa kinerja ekspor memiliki peran penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menegaskan bahwa nilai ekspor Sumatera Utara menunjukkan tren positif dan stabil setiap tahunnya. Pada Triwulan III Tahun 2025, nilai ekspor Sumatera Utara tercatat tumbuh 18,90% (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh meningkatnya ekspor golongan lemak dan minyak nabati & hewani sebesar 33,87%, serta produk kimia sebesar 38,79%.

Menurut data BPS Sumatera Utara, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi dari sisi produksi, disusul industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran, serta konstruksi. Sementara itu, dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi sangat dipengaruhi oleh konsumsi rumah tangga dan aktivitas ekspor.

Dalam konteks perjanjian perdagangan bebas (FTA), pemerintah — baik pusat maupun daerah — memiliki peran penting dalam memfasilitasi pelaku usaha agar mampu memanfaatkan peluang pasar global. Berbagai skema perjanjian seperti PTA, FTA, dan CEPA menjadi instrumen strategis bagi Indonesia untuk memperluas jangkauan produk dalam negeri di pasar internasional.

Melalui kegiatan FTA Clinic ini, diharapkan para pelaku ekspor Sumatera Utara dapat memahami dengan lebih baik mekanisme dan manfaat perjanjian dagang internasional, serta mampu mengoptimalkan peluang yang tersedia. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga menyambut baik kolaborasi dengan FTA Support Center Kementerian Perdagangan RI dalam melakukan pendampingan komprehensif bagi para pelaku usaha.

“Pemerintah, baik pusat maupun daerah, berperan penting dalam membantu pelaku usaha memahami dan memanfaatkan peluang dari perjanjian perdagangan bebas seperti PTA, FTA, dan CEPA. Melalui FTA Clinic ini, kami berharap pelaku usaha ekspor Sumatera Utara semakin mampu mengoptimalkan hasil perjanjian dagang internasional dan memperluas pasar produknya.”

Kadis Perindag ESDM Sumut turut menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag RI atas penyelenggaraan kegiatan ini di Sumatera Utara. Ia berharap kegiatan FTA Clinic 2025 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha serta perekonomian daerah.