Dinas Perindag ESDM Provsu Gelar Rakor Stabilitas Harga Minyakita dan Gula Pasir

Medan – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Perindag ESDM) Provinsi Sumatera Utara menggelar rapat koordinasi (rakor) membahas perkembangan harga serta ketersediaan minyak goreng rakyat Minyakita dan gula pasir, Kamis (25/9/2025), bertempat di ruang rapat Dinas Perindag ESDM Sumut.

Rakor dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perindag ESDM Provsu Fitra Kurnia, didampingi Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri dan Tertib Niaga Charles T. H. Situmorang, serta dihadiri pelaku usaha produsen Minyakita dan distributor gula pasir.

Dalam paparan rapat, terungkap bahwa harga Minyakita periode Januari–Agustus 2025 tercatat rata-rata Rp16.684 per liter, masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700. Distribusi produk juga mengalami penurunan signifikan, yaitu turun 34% pada September 2025. Sementara itu, harga gula pasir juga belum sesuai HET Rp17.500 per kilogram, dengan rata-rata harga di lapangan Rp18.041 per kilogram.

Menanggapi kondisi tersebut, Kadis Perindag ESDM menegaskan pentingnya komitmen produsen untuk menjaga harga sesuai ketentuan, memperlancar distribusi melalui BUMN seperti Bulog dan ID-Food, serta melakukan pelaporan stok dan realisasi penyaluran secara rutin setiap minggu.

Rakor juga menghasilkan kesepakatan terkait penambahan pasokan Minyakita dan gula pasir melalui BUMN guna menjaga stabilitas harga serta mengantisipasi potensi inflasi di daerah.

“Kami meminta produsen Minyakita dan gula pasir di Sumatera Utara untuk mendukung penuh stabilisasi harga sesuai HET. Perkuat distribusi melalui BUMN agar ketersediaan lebih lancar dan masyarakat merasakan langsung manfaatnya,” tegas Fitra.

Melalui koordinasi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan pelaku usaha semakin kuat sehingga kebutuhan pokok masyarakat dapat terjaga dengan harga yang stabil dan terjangkau.